Sport

Peringatan Hadeging Pakualaman ke-212, Berikut Rangkaian Acaranya

×

Peringatan Hadeging Pakualaman ke-212, Berikut Rangkaian Acaranya

Sebarkan artikel ini



Cerp-lechapus.net, JOGJA – Kadipaten Pakualaman bakal menggelar serangkaian acara untuk memperingati hadeging ke-212 yang jatuh pada 22 Juni mendatang. Sejak hari ini prosesi adat sudah mulai digelar dengan agenda upacara adat bucalan. 

Ketua Umum Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-212 BPH Kusumo Bimantoro mengatakan, tema yang diangkat pada tahun ini adalah Karti Widyastuti Sampurnaning Bekti. Ungkapan ini bermakna karya yang dilandasi ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan akan menyempurnakan bakti kepada negeri. 

“Tema ini dipilih karena sebelumnya Puro Pakualaman menggelar dhaup ageng yang temanya berkaitan dengan batara indra yang sangat lekat dengan ilmu pengetahuan,” katanya, Senin (13/5/2024). 

Dijelaskan, total ada 21 rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam agenda hadeging ke-212 itu. Empat di antaranya merupakan upacara adat dan yang lain merupakan acara kemeriahan yang melibatkan masyarakat luas. 

“Kegiatan yang melibatkan masyarakat ada lomba, sayembara dan yang lain,” jelasnya. 

BACA JUGA: Upacara Ganti Bregada Pakualaman Jadi Magnet Wisatawan

Selain upacara adat bucalan, prosesi adat yang lain adalah wilujengan, ziarah dan wayangan. Sementara beberapa kegiatan lain yang sifatnya seremonial yakni lomba jemparingan, sayembara cipta cengkok macapat, lomba literasi aksara Jawa, lomba dolanan anak dan lainnya. 

Ketua Bidang Sekretariat Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-212 KRT Projo Anggono menyebutkan, perayaan hadeging Pakualaman selalu diselenggarakan dengan dua jenis agenda yakni upacara adat dan kegiatan yang sifatnya memeriahkan dan berbentuk budaya. Tradisi itu setiap tahun selalu dipertahankan sejak Puro Pakualaman berdiri. 

“Perayaan akan dimulai dengan prosesi adat buncalan yang bertujuan untuk menyingkirkan semua rintangan dan gangguan agar ke depan semua acara berlangsung dengan baik,” jelasnya. 

Prosesi adat selanjutnya, kata KRT Projo yakni wilujengan yang bertujuan untuk meminta permohonan kepada yang maha kuasa. Prosesi itu akan digelar pada Selasa 14 Mei dan dilanjutkan dengan ziarah untuk memohon restu dan mendoakan para leluhur Kadipaten Pakualaman agar mendapat tempat terbaik. 

“Setelah semua prosesi adat baru dilaksanakan acara yang sifatnya memeriahkan dengan melibatkan masyarakat luas. Peringatan Hadeging Kadipaten Pakualaman ini dari tahun ke tahun selalu berproses, ada yang ditambah dan ada juga yang dipadatkan,” pungkas dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *