Sport

Pemda DIY Siapkan Rp1 Miliar untuk Beasiswa Perguruan Tinggi

×

Pemda DIY Siapkan Rp1 Miliar untuk Beasiswa Perguruan Tinggi

Sebarkan artikel ini



GUNUNGKIDUL—Pemda DIY mengalokasikan Rp1 miliar untuk beasiswa perguruan tinggi. Hal ini menjadi bentuk perhatian Pemda DIY terhadap pendidikan dan kesejahteraan.

Dalam acara Sosialisasi Kepemudaan di Graha Insan Mulia, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Senin (20/5), Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Imam Taufik, mengatakan Pemda DIY menargetkan 100 mahasiswa mendapat beasiswa pendidikan tinggi.

Per orang, kata dia, nantinya mendapat Rp10 juta per tahun. “Program beasiswa perguruan tinggi ini masih rintisan. Tetapi kami harap program ini masuk program prioritas untuk ke depannya,” kata Imam ditemui di Graha Insan Mulia, Senin.

Imam menegaskan pendidikan menjadi kekuatan untuk memajukan sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, dia mendorong agar pemuda dapat mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.

Kualitas SDM, diakui dia, dapat dikatakan meningkat apabila pola pikir pemuda telah terbentuk dengan baik yang ditandai dengan dapat memilah dan memilih masalah yang dapat dihadapi dan diselesaikan. “Itu bedanya mahasiswa dengan siswa SMA,” katanya.

Pendidikan pun akan berdampak langsung terhadap pekerjaan. Imam menerangkan banyak pemuda di DIY belum memiliki pekerjaan. Namun, dia tidak menyebutkan angkanya secara pasti.

Itulah sebabnya, selain beasiswa pendidikan, Komisi D DPRD DIY juga akan menggelar pelatihan bisnis online dengan peserta dari seluruh wilayah di DIY.

Bisnis online itu pun tidak berhenti pada materi saja, tetapi juga pemberian laptop bagi peserta. Satu kelompok yang terdiri dari tiga anggota akan mendapat laptop semua.

“Kami juga sedang membahas Perda tentang Kepemudaan untuk menguatkan eksistensi pemuda. Inti Perda ini adalah bagaimana pemuda dapat diberikan atensi lebih besar. Agar peran mereka lebih besar. Ini usulan Komisi D DPRD DIY,” ucapnya.

Kesejahteraan Masyarakat

Segala program yang digelar Komisi D DPRD DIY bersama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Balai Pemuda dan Olahraga DIY berhilir pada kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan.

Politisi PKS ini mengaku bahwa kesejahteraan akan memengaruhi banyak aspek. Salah satu yang dipengaruhi adalah kesehatan yang berkaitan erat dengan stunting.

“Ibu hamil kurang gizi, anaknya kena stunting. Itu karena tidak dapat memenuhi minimal gizi makanan,” lanjutnya.

Staf Seksi Pemuda Balai Pemuda dan Olahraga DIY, Rahmat Yulianto Prasetyo, mengaku jawatannya telah menandatangani nota kesepahamam atau MoU dengan sejumlah mahasiswa penerima beasiswa.

Senada dengan Imam, menurut Rahmat, pendidikan menjadi jalan menuju kesejahteraan. Masyarakat sejahtera dapat menyelesaikan beberapa persoalan seperti kemiskinan dan stunting. “Kami harap pemuda pada 2045 dapat meneruskan pembangunan bangsa Indonesia,” kata Rahmat.

BACA JUGA: 828 Murid SD dan SMP di Kuloprogo Bakal Terima Beasiswa Tahun Ini, Segini Nominalnya

Kepala Dusun Kangkung B, Kalurahan Ngeposari Gunungkidul, Edi Prasetyo mengatakan sosialisasi oleh Komisi D DPRD DIY dapat menambah ilmu dan motivasi bagi pemuda di daerahnya.

“Soalnya pemuda sekarang ini masih merasa takut dan minder. Pemerintah perlu sekali mendorong dan membimbing pemuda agar dapat berkomitmen di organisasi dan ikut dalam pembangunan,” kata Edi.

Salah satu pemuda asal Kalurahan Ngeposari, Candra Budi Mustofa, mengatakan banyak pemuda di Padukuhan Ngaglik tidak memiliki pekerjaan. Oleh karena itu, dia meminta agar Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul dapat memberikan edukasi dan sosialisasi dengan tindak lanjut yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang.

Candra yang masih berumur 22 tahun dan bekerja di industri kerajinan ini juga sepakat bahwa pekerjaan berkaitan erat dengan pendidikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *