Sport

Libatkan 13.579 Peserta, ASPD SD di Bantul Dibagi dalam Tiga Sesi karena Keterbatasan Komputer

×

Libatkan 13.579 Peserta, ASPD SD di Bantul Dibagi dalam Tiga Sesi karena Keterbatasan Komputer

Sebarkan artikel ini



Cerp-lechapus.net, BANTUL—Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bantul memastikan sebanyak 13.579 orang terdaftar sebagai peserta Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) 2024 untuk tingkat SD dan sederajat di Bumi Projotamansari, mulai Senin (20/5/2024) hingga Rabu (22/5/2024).

Keterbatasan ketersediaan alat, membuat ujian ASPD tingkat SD dan sederajat yang berbasis komputer tersebut digelar dalam tiga sesi.

Kasi Kurikulum, Penilaian dan Pendidikan Karakter SD Disdikpora Bantul, Wahyoto mengungkapkan, 13.579 peserta ASPD tingkat SD sederajat yang terdaftar tersebut terdiri dari 13.457 siswa SD/MI baik negeri maupun swasta di Bantul. Sedangkan sisanya ada 122 peserta ASPD dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Untuk satuan pendidikan pelaksana ASPD 2024 tingkat SD, ada 406. Terdiri dari 368 SD, 32 MI dan 6 dari PKBM,” kata Wahyoto, Minggu (19/5/2024).

Lebih lanjut Wahyoto mengungkapkan, 13.579 peserta ASPD tingkat SD itu akan menjalani ujian dengan materi berupa literasi baca tulis pada Senin (20/5/2024). Sedangkan materi uji literasi numerasi akan digelar untuk Selasa (21/5/2024) dan literasi sains pada Rabu (22/5/2024).

“Sedangkan untuk pelaksanaan ujian susulan, kami jadwalkan pada Senin sampai Rabu 27 sampai 29 Mei 2024,” imbuh Wahyoto.

Agar pelaksanaan ASPD 2024 tingkat SD berjalan optimal, Wahyoto menambahkan, Disdikpora telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, seperti PLN wilayah operasional Kabupaten Bantul dan Diskominfo Bantul. Koordinasi dengan PLN ini penting, untuk memastikan saat pelaksanaan ASPD tidak ada pemadaman listrik.

“Selain itu, kami juga telah mengajukan dukungan berupa sumber daya internet ke Diskominfo Bantul. Ini penting untuk memastikan kestabilan internet saat pelaksanaan ujian,” jelas Wahyoto.

BACA JUGA: Panduan Pendaftaran ASPD untuk Siswa Luar DIY, Cek di Sini

Meski telah melakukan koordinasi, menurut Wahyoto, pihaknya tidak membantah jika masih dihadapkan kepada keterbatasan perangkat komputer. Sebab, tidak semua sekolah setingkat SD dilengkapi dengan komputer standar untuk pelaksanaan ASPD.

“Untuk itu kami bagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama 07.30-09.30 WIB, sesi kedua 10.00-12.00 WIB dan sesi ketiga 13.00-15.00 WIB. Untuk beberapa sekolah yang tidak memiliki keterbatasan perangkat, ASPD bisa digelar dalam dua sesi, atau bahkan satu sesi,” jelas Wahyoto.

Terkait jumlah sekolah yang harus menjalankan ASPD dalam tiga sesi, Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto menambahkan, pihaknya saat ini terus melakukan perhitungan dan sinkronisasi data. Karena ada sejumlah sekolah yang sedang mengusahakan penambahan perangkat komputer baik melalui rental unit maupun meminjam ke orang tua siswa.

“Kami juga tengah memetakan terkait dengan kebutuhan penambahan komputer ke depan untuk pengajuan pengadaan. Karena kebetulan, kemarin dari Komisi D juga meminta agar kami segera melakukan pemetaan dan pengajuan terkait penambahan perangkat komputer,” jelas Nugroho.

Disisi lain, Wahyoto mengungkapkan, meski ASPD adalah ujian yang digelar dengan berbasis komputer, namun dinas saat ini juga masih menyiapkan lembar soal tertulis. Lembar soal itu akan diberikan kepada peserta ASPD yang kebetulan sakit dan harus dibantu dalam pengisian jawaban.

“Kebetulan kemarin ada tiga yang sudah mengajukan. Nanti akan kami layani,” terang Wahyoto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *