Sport

Istana Gedung Agung Terbuka untuk Masyarakat, Begini Cara dan Syarat Masuknya

×

Istana Gedung Agung Terbuka untuk Masyarakat, Begini Cara dan Syarat Masuknya

Sebarkan artikel ini



Cerp-lechapus.net, JOGJA—Istana Kepresidenan Yogyakarta atau lebih dikenal dengan Istana Gedung Agung terbuka untuk dikunjungi oleh masyarakat umum melalui program Istana untuk Rakyat (Istura). Berikut tata cara masuk dan syarat yang perlu dipenuhi.

Istana Gedung Agung terletak di di jantung Kota Jogja atau Jalan Ahmad Yani tepatnya di selatan Jalan Malioboro, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan. Istana ini dibangun di atas lahan seluas 43.585 meter persegi, menghadap ke arah Timur, dan berseberangan dengan Museum Benteng Vredeburg, bekas benteng Belanda.

Sejak didirikannya, Istana Kepresidenan Yogyakarta tidak banyak berubah. Di halaman serambi depan tampak sebuah patung raksasa penjaga pintu (dwarapala) setinggi dua meter. Selain itu, terdapat sebuah tugu Dagoba (yang oleh orang Yogyakarta disebut Tugu Lilin) setinggi tiga meter setengah, yang senantiasa menyalakan api semu di puncaknya. Tugu itu terbuat dari batu andesit.

Istilah Gedung Agung dalam penamaan Istana Kepresidenan Yogyakarta ini berkaitan dengan salah satu fungsi gedung utama istana itu, yaitu sebagai tempat penerimaan tamu-tamu agung. Istana ini merupakan salah satu istana dari istana Kepresidenan lainnya, yang memiliki peranan amat penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan dan kehidupan bangsa Indonesia. Dibangun sejak zaman kolonial Belanda pada 1824 silam.

Namun, untuk masyarakat umum yang ingin berkunjung ke Istana Gedung Agung yang merupakan kediaman resmi Presiden dan Wakil Presiden RI di DIY ini ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Dilansir dari laman resmi @istanakepresidenanyogyakarta untuk masuk ke istana ini tanpa dipungut biaya alias gratis.

BACA JUGA: Ke Jogja Akhir Pekan, Presiden Jokowi Bagikan Sembako di Gedung Agung

BACA JUGA: Liburan di Jogja, Warga Berkerumun Menanti Jokowi di Depan Istana Gedung Agung

Adapun syaratnya harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan mengirimkan surat permohonan kunjungan

Cara Daftar Masuk Istana Gedung Agung

  • Mengajukan surat permohonan izin resmi, ditujukan kepada Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Istana Gedung Agung.
  • Surat permohonan melampirkan identitas, jumlah peserta kunjungan, daftar nama pengunjung berikut rencana kunjungan (hari, tanggal dan waktu kunjungan), dan NIK serta contact person penanggung jawab.
  • Surat permohonan dapat diantar langsung ke kantor di jalan Margo Mulyo No.3, Ngupasan, Gondomanan, DIY atau dikirim ke email [email protected].

Aturan Kunjungan Istura di Istana Gedung Agung

  • Pengunjung wajib berpakaian sopan dan rapi, bersepatu (dilarang berkaos oblong, celana jeans dan celana pendek)
  • Pengunjung harus datang sesuai dengan daftar nama yang diajukan. Pengunjung yang datang di luar daftar nama tersebut tidak diperkenankan masuk.
  • Pengunjung yang membawa tas dan/atau pembungkus lainnya serta HP dan kamera wajib dititipkan kepada koordinator kunjungan.
  • Pengunjung dilarang membawa binatang peliharaan, senjata api, senjata tajam dan obat-obatan terlarang.5. Pengunjung tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman selama berkunjung di dalam Istana Kepresidenan Yogyakarta atau makan di areal Istana Kepresidenan Yogyakarta.
  • Selama sesi kunjungan, pengunjung dilarang menyentuh/memegang benda-benda koleksi terutama lukisan, dilarang mengambil gambar (foto dan video) serta wajib mengikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh petugas.
  • Dalam setiap rombongan akan didokumentasikan oleh petugas yang diperkenankan membawa kamera dan berfoto di tempat yang telah ditentukan. Link dokumentasi akan dikirimkan kepada koordinator kelompok.
  • Pengunjung diharuskan mengisi kuesioner dan penilaian setelah sesi kunjungan selesai.
  • Batas waktu kunjungan umum di dalam Istana Istana Gedung Agung yaitu pada hari Senin – Kamis pukul 09.00-12.00 WIB serta pukul 13.00 s.d 14.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *